Mentari Pagiku Yang Pertama Di Minggu Ini
Mentari pagiku yang pertama di minggu ini - Bangun pagi-pagi memang membuat tubuh jadi bugar dan terasa segar, padahal biasanya aku bangun sekitar jam sembilan atau jam sepuluh pagi. Ya, karena biasanya aku tidur dari selepas menunaikan ibadah sholat subuh. Namun, semalam agak beda dari malam-malam sebelumnya, sekitar jam setengah sepuluh malam, mataku sudah terasa sangat berat dan akhirnya aku tidur lebih awal.
Kebiasaan begadang sampai subuh membuatku ketagiahan, banyak hal yang selalu membuat penasaran di dunia internet. Mulai dari hal yang berbau bisnis hingga hal yang memang teu pararuguh dan tiada artinya sama sekali, tetapi itu memang membuat penasaran. Banyak pula sihh hal positif yang aku dapatkan, karena memang aku sedang mencari hal yang bermanfaat.
Entah mengapa sang kakak tercinta, yang pada masa-masa lalu selalu garang dengan setiap hal yang aku lakukan. Bila tidur larut, pasti diapun tidak bisa tidur sebelum aku tidur, akhirnya aku pun mengalah dan tidur, walau kadang njlimet. Bila waktu pagi tiba, dari sebelum adzan subuh dia sudah ada disampingku dengan segal air di tangannya. hal itu sering membuat aku kesal dan marah. Tapi kakaku tetap saja tak berhenti sampai aku menuruti intruksinya.
Padahal hanya dalam dua hal itu lah kakaku selalu rewel dan ngomel, yaitu disaat mau tidur dan ketika pagi-pagi harus bangun dari tidur. Dalam hal yang lain sangat biasa saja, berjalan sebagai mana mestinya.
Tapi, untuk saat ini, hal itu tidak bisa lagi aku dapat kan darinya, sikapnya sekarang lebih membuatku terasa seperti anak kecil lagi. Ketika aku sedang melongo didepan laptop, setiap kopi digelasku habis, dia akan datang dan menggantinya dengan yang baru. Sesekali duduk disampingku, menemaniku dengan obrolan yang lumayan selalu mencerahkan dan melenturkan kembali urat sarafku yang tegang. Padahal aku inginnya seperti dulu, di marahi dan di bentak-bentak, rasanya bentakan kakaku lebih indah dari pada puisi yang dibawakan Rendra ataupun Gusmus.
Jam enam pagi, sudah makan bubur ditemani dengan segelas kopsus hangat. Sungguh luar biasa, sambil menangkap cahaya mentari yang berhamburan melalu jendela. Suara bising mesin motor dan mobil di pagi gini, terasa begitu mempesona, sehingga suasana pagi ini benar-benar lain dari pada yang lain. Terasa sangat mantab di hati.
Yaa, bagai manapun Rumahku adalah sorgaku, kendai baru beberapa hari di rumah, tetapi rasanya, hiruk pikuk kota yang selalu mebuat kepala tegang itu, seakan hilang dan tak pernah aku rasakan. Belaian sang kakak yang galak, ternyata itu lah hal yang paling memberikan kesan didalam hidupku. Kasih sayang yang tulus yang tak akan pernah bisa ditebus dengan sesuatu apapun.
Posting Komentar untuk "Mentari Pagiku Yang Pertama Di Minggu Ini"
Posting Komentar